La Taghdhob! Falaka Al Jannah...
Jumat, 05 November 2010
~ DOA TERINDAH DARI SAHABAT ~ Ya Allah ya Tuhanku.. Diatas sajadah ini Hamba sujud seraya memohon dgn segenap hati dan jiwaku.. Berikanlah segala kemudahan bagi saudara/i dan sahabat-sahabatku sebagaimana Engkau berikan kemudahan bagi orang-orang yg sholeh sebelumnya..... Luaskan rezekinya sebagaimana Engkau luaskan bumi beserta isinya... Percantiklah akhlaknya dgn ketaqwaan... Indahkan lisannya dgn kesantunan.. Lisan yg selalu basah menyebut nama-MU ya Allah.. Kuatkan badannya dgn kesehatan... Jagalah hati serta jiwanya agar senantiasa terhindar dari segala kesalahan... Peliharalah ia dari siksa dunia dan akhirat-MU ya Allah.. Anugrahkanlah ia sifat pemaaf kpd orang-orang yg pernah menyakitinya... Golongkanlah ia ke dalam golongan orang-orang yg sholeh agar bisa mempersembahkan yg terbaik untuk-MU ya Allah Jauhkanlah ia dari sifat lalai dalam mengingat-MU... Berikanlah rasa kesabaran dalam dirinya... Dan jadikan pula ia orang yg pandai bersyukur atas segala ni'mat-MU ya Allah... Karuniakanlah kepadanya hati yang jauh lebih indah dari seindah apapun penampilannya.. Hati yang jauh lebih kaya dari sebanyak apapun harta yang dimilikinya... Lembutkanlah hatinya ya Allah... Duhai Yang Maha Menatap lagi Maha Mendengar.. Sungguh... Rahmat-MU tiada terbatas... Kasih sayang-MU tiada bertepi... Cinta-MU seluas langit dan bumi... Ampunan-MU menutupi murka-MU... Maka berikanlah semua itu padanya ya Allah... Ampunilah dosa-dosanya... Ampunilah kesalahannya... Ampunilah atas kealpaannya... Rabb... Jika ada kata-kata lebih dari sekedar permohonan.. Jika ada kata-kata lebih dari sekedar pertobatan... Pasti ku akan menyebutnya untuk-MU ya Allah... Ya Allah ya Tuhanku... Yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih... Sungguh... Jika bukan Engkau yang kutuju... Dan jika bukan Engkau yang mengabulkan do'aku.. Maka siapa lagi yang dapat mengabulkannya selain Engkau Maka kabulkanlah ya Allah..do'aku untuknya... ...amin..ya Rabbal alamin... By : Sahabat Yang Indah Bagoes Bengkel Hati
Nafas kian habis Kulit akan keriput Kuat pasti akan lemah Hidup kelak akan mati Sempat berganti sempit Waktu pun tak akan pendah kembali Ketika dunia ini menipu diri hinnga membawa diri ini pada hari yang penuh dengan penyesalan dalam hati Hingga diri ini tak sanggup la...gi berdalih, tapi hanya linangan air mata yang sia-sia yang tercucur tanpa henti,air mata pun mengering.. Mencoba hati dan diri ini tuk Ikhlas karna-Nya.. kebesaran hati jadi peraduan hati ini karna-Nya Inginkan diri ini tuk kembali lagi pada fitrah-Mu, maka Ya Ilahi Rabbi kembalikan kembalikan lagi cahaya yang memancar pada diri ini.. Senantisa ikhlas,tawakal,istiqomah,tersenyum dan bersemangat dalam menjalani takdir suci dalam mengarungi pelayaran kehidupan yang penuh dengan derasnya ombak yang akan menerpa... Rabb..hati ini,jiwa ini hanyalah milik-Mu Rabbul Izzati.. jangan biarkan hati ini lemah dan tak berdaya.. kuatkan diri dan jiwa ini Ikhlasakn hati ini karna-Mu
wanita...
Allah berfirman: “Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.” “Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu me...lahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.” “Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.” “Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.” “Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.” “Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah sakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.” “Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.” “Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,kerana itulah hatinya,tempat dimana cinta itu ada.”
Minggu, 12 September 2010
jatuh cinta isrof...
MARIO TEGUH
Janganlah engkau merasa
telah menemukan surga duniamu,
saat engkau jatuh cinta,
...dan dia adalah jiwa seindah malaikat
yang senyum dan sapanya memabukkanmu.
Perhatikanlah,
pernikahan yang hari ini penuh pertengkaran keji
yang saling menyiksa,
dan yang kemudian berpisah dengan pahit
dan penuh kebencian,
hampir semuanya dimulai dengan jatuh cinta.
Berhati-hatilah.
Rabu, 08 September 2010
kau meninggalkanku...
ku lihat ramadhan ari kejauhan, ku dekati dan ku sapa dia, " hendak ke mana?" dengan lembut ia berkata, "aku harus pergi, mungkinjauh dan lama. tolong sampaikan pesan untuk si mukmin, Syawwal telah tiba, ajaklah sabar untuk temani hari-hari duka. peluklah istiqomah saat dia kelelahan dalam perjalanan taqwa. bersandarlah pada tawadhu' saat kesombongan menyerang. mintalah nasihat pada Al Qur'an dan As Sunnah di setiap masalah yang di hadapi. siapkan pula salam dan terima kasih bagi yang telah menyambut dengan suka cita. kelak ku berharap, dia di sambut surga dari pintu Ar Royyan"
Selasa, 24 Agustus 2010
suatu sunnatulloh ketika ada awal pasti ada akhir, ada siang pasti ada malam, semua serba berpasang-pasangan.
kita di pertemukan oleh Allah maka perpisahan inipun karena Allah. tidak ada yang sia-sia, tidak ada yang hilang, tidak ada yang kecewa karena semua milik Allah, Sang Maha Pemilik. mungkin ini menjadi salah satu cara Allah mengajarkanku untuk lebih dewasa dalam makna yang sebenarnya. tunaikan tugas dan amanah masing-masing dan bergantunglah pada yang berhak. kita harus tetap berjuang, titipkanlah semua ini pada Sang Maha Penjaga. Mari jadikan diri kita sukses dunia hattal akhirat!
kita di pertemukan oleh Allah maka perpisahan inipun karena Allah. tidak ada yang sia-sia, tidak ada yang hilang, tidak ada yang kecewa karena semua milik Allah, Sang Maha Pemilik. mungkin ini menjadi salah satu cara Allah mengajarkanku untuk lebih dewasa dalam makna yang sebenarnya. tunaikan tugas dan amanah masing-masing dan bergantunglah pada yang berhak. kita harus tetap berjuang, titipkanlah semua ini pada Sang Maha Penjaga. Mari jadikan diri kita sukses dunia hattal akhirat!
Selasa, 03 Agustus 2010
kawanku...
asap masih mengepul dari reruntuhan. kayu kayu yang telah menjadi puntung hitam tak sanggup lagi menyangga atap. bau terpanggang masih jelas dikenali hidung. beberapa orang berseragam coklat masih terlihat sok serius mencatat di kertasnya. beberapa orang lagi mengelompok membincangkan sesuatu. sementara lainnya ,menatap nanar le arah tembok putih yang telah dilukis oleh jilatan api yang terlihat sama sekali tidak indah bagiku.
pagi itu seorang remaja belasan tahun terlihat lesu. di penghujung bulan yang begitu disakralkan banyak orang. sesaat kemudian dia bangkit, berusaha menghapus lelah dan sedih di wajahnya. dia bangkit..setelah sesaat terpuruk..hanya sesaat. ringan sekali pergantian mimik itu bagai aktor yang telah beberapa kali mendapatkan piala citra.raut ketabahan jelas terlihat oleh ku yang hanya berada sedepa dari nya. ah kawan..apa yang ada dalam benakmu sekarang?
kawanku..remaja laki laki belasan tahun yang telah diwariskan saeorang kakak perempuan dan tiga orang adik oleh ayahnya yang telah berpulang beberapa tahun lalu.sekarang rumah satu-satunya pun telah dipanggil oleh yang memilikinya.ibunya, perempuan separuh baya itu tanpa sengaja menjatuhkan lilin ke ceceran bensin yang sehari hari dijualnya dan menghanguskan semuanya...
aku merasa beban itu terlalu berat baginya.satu orang kakak perempuan, tiga orang adik, dan seorang perempuan separuh baya yang selalu dipanggilnya ibu yang sekarang sedang terbaring di rumah sakit dengan wajah melepuh dijilati api.bagaimanapun kawanku itu masih remaja belasan tahun yang baru saja meninggalkan masa kanak-kanaknya. bahunya belum cukup lebar menyangga beban seberat itu
beberapa hari kemudian aku menemukan diriku salah. sama sekali salah, dia bukan remaja belasan tahun, dia adalah seorang pria..yang sanggup bangkit dalam keterpurukan.kitab kitab yang telah dibacanya dan ilmu yang telah dipelajarinya bertahun tahun benar benar membantunya..saat inilah sebenar-benarnya iman.disaat terjepit..disaat lapar..disaat tak ada tempat berteduh.bukan omongan kosong diatas mimbar saat amplop menari nari dipelupuk mata.bukan wacana di gedung dewan disaat perut kenyang.
dia masih bersyukur, bahkan disaat orang awam merasa tak ada lagi yang patut disyukuri.dia masih ingat tuhan disaat orang lain merasa tuhan telah lupa padanya.aah...anak sekecil itu.telah sanggup melakukan apa yang mungkin belum sanggup aku lakukan.bahkan oleh sebagian orang yang telah lebih tua dariku.
hari itu kulihat iman sebenar benarnya.sesuatu yang sulit kujumpai pada zaman ini.iman yang kulihat bukan dari pria tua bersorban dan berkopiah haji.bukan dari gentleman yang bersafari, bukan dari pria pria tampan berjenggot dan bekas hitam didahinya, bukan dari lelaki yang selalu kudengar ocehannya setiap jumat..tapi dari seorang remaja sederhana belasan tahun..berkaus lusuh dan memakai jeans..dia kawanku..
____________________
**) tulisan ini milik salah satu sahabat baik uni ria.kata uni Ria : kemarin malam dalam keadaan lelah karena suatu keperluan saya membacanya, sangat menyentuh.. dan dia bilang ini kisah nyata....
saya jadi ingat dosa yg semakin menggunung dan iman yang entah apa kabarnya hari ini.. dan ditambah sedih kalau ramadhan telah menjelang dan saya rasanya belum menyiapkan apa-apa.. Allah, ramadhan kali ini saya tak punya banyak impian lagi, sedikit saja dan berharap itu dapat terwujud di akhir bulan nanti..
buat semuanya... selamat menunaikan ibadah-ibadah ramadhan.. mohon maaf lahir dan bathin...
oleh: Akh Hendra Ikhwan
pagi itu seorang remaja belasan tahun terlihat lesu. di penghujung bulan yang begitu disakralkan banyak orang. sesaat kemudian dia bangkit, berusaha menghapus lelah dan sedih di wajahnya. dia bangkit..setelah sesaat terpuruk..hanya sesaat. ringan sekali pergantian mimik itu bagai aktor yang telah beberapa kali mendapatkan piala citra.raut ketabahan jelas terlihat oleh ku yang hanya berada sedepa dari nya. ah kawan..apa yang ada dalam benakmu sekarang?
kawanku..remaja laki laki belasan tahun yang telah diwariskan saeorang kakak perempuan dan tiga orang adik oleh ayahnya yang telah berpulang beberapa tahun lalu.sekarang rumah satu-satunya pun telah dipanggil oleh yang memilikinya.ibunya, perempuan separuh baya itu tanpa sengaja menjatuhkan lilin ke ceceran bensin yang sehari hari dijualnya dan menghanguskan semuanya...
aku merasa beban itu terlalu berat baginya.satu orang kakak perempuan, tiga orang adik, dan seorang perempuan separuh baya yang selalu dipanggilnya ibu yang sekarang sedang terbaring di rumah sakit dengan wajah melepuh dijilati api.bagaimanapun kawanku itu masih remaja belasan tahun yang baru saja meninggalkan masa kanak-kanaknya. bahunya belum cukup lebar menyangga beban seberat itu
beberapa hari kemudian aku menemukan diriku salah. sama sekali salah, dia bukan remaja belasan tahun, dia adalah seorang pria..yang sanggup bangkit dalam keterpurukan.kitab kitab yang telah dibacanya dan ilmu yang telah dipelajarinya bertahun tahun benar benar membantunya..saat inilah sebenar-benarnya iman.disaat terjepit..disaat lapar..disaat tak ada tempat berteduh.bukan omongan kosong diatas mimbar saat amplop menari nari dipelupuk mata.bukan wacana di gedung dewan disaat perut kenyang.
dia masih bersyukur, bahkan disaat orang awam merasa tak ada lagi yang patut disyukuri.dia masih ingat tuhan disaat orang lain merasa tuhan telah lupa padanya.aah...anak sekecil itu.telah sanggup melakukan apa yang mungkin belum sanggup aku lakukan.bahkan oleh sebagian orang yang telah lebih tua dariku.
hari itu kulihat iman sebenar benarnya.sesuatu yang sulit kujumpai pada zaman ini.iman yang kulihat bukan dari pria tua bersorban dan berkopiah haji.bukan dari gentleman yang bersafari, bukan dari pria pria tampan berjenggot dan bekas hitam didahinya, bukan dari lelaki yang selalu kudengar ocehannya setiap jumat..tapi dari seorang remaja sederhana belasan tahun..berkaus lusuh dan memakai jeans..dia kawanku..
____________________
**) tulisan ini milik salah satu sahabat baik uni ria.kata uni Ria : kemarin malam dalam keadaan lelah karena suatu keperluan saya membacanya, sangat menyentuh.. dan dia bilang ini kisah nyata....
saya jadi ingat dosa yg semakin menggunung dan iman yang entah apa kabarnya hari ini.. dan ditambah sedih kalau ramadhan telah menjelang dan saya rasanya belum menyiapkan apa-apa.. Allah, ramadhan kali ini saya tak punya banyak impian lagi, sedikit saja dan berharap itu dapat terwujud di akhir bulan nanti..
buat semuanya... selamat menunaikan ibadah-ibadah ramadhan.. mohon maaf lahir dan bathin...
oleh: Akh Hendra Ikhwan
Langganan:
Postingan (Atom)