Jumat, 26 Maret 2010

Bersahabat dengan Alhamdulillah

Oleh Masrukhul Amri, MBA

Banyak hal di dunia ini yang kita tidak mampu mensyukurinya walau dengan ucapan alhamdulilah, sehingga milyaran peluang dan prestasi terbirit-birit meninggalkan kita.

Salah satu gizi spiritual dalam menghadapi kehidupan adalah bersahabat dengan kata "alhamdulillah"

Alhamdulillah ya Alloh, Engkau telah menitipkan padaku seorang suami. Banyak orang yang ingin bersuami namun belum menemukannya. Suami dengan segala keangkuhannya, menyebabkan hambaMu ini mampu belajar sabar.

Alhamdulilah ya Alloh, Engkau telah menitipkan kepadaku seorang istri. Banyak orang yang ingin beristri namun belum menemukannya. Istri dengan segala kesulitannya untuk di didik, menyebabkan hambaMu ini harus banyak belajar ilmu "andragogy" alias pendidikan untuk orang dewasa.

Alhamdulillah ya Alloh, Engkau telah menitipkan padaku anak. Banyak orang yang ingin punya anak namun belum Engkau izhnkan dan juga banyak yang belum punya anak karena memang belum ketemu jodoh(?). Anak dengan segala kesulitannya untuk di nasihati, mengharuskan hambaMu ini untuk banyak belajar agar dapat mendidik mereka dengan benar. Kehadiran mereka menyebabkan hamba jadi malu jika mau bertengkar dengan istri atau suami.

Alhamdulillah ya Alloh, Engkau titipkan padaku seorang atasan pemarah dan sering mengungkit-ngungkit berbagai masalah. Banyak orang yang tidak punya atasan, bukan karena dirinya atasan tapi karena dirinya menganggur. Karena atasan pemarah, hambaMu ini berkesempatan untuk mendoakan beliau agar segera sadar bahwa kemarahan akan menghancurkan dirinya sendiri.

Alhamdulillah ya Alloh, Engkau titipkan orang-orang di sekelilingku. Sebagian ada yang menyakitiku, walau hambaMu ini telah berbuat baik kepada mereka sekuat kemampuan. Banyak orang yang tidak pernah di sakiti orang lain karena dalam hidupnya tidak pernah bergaul dengan orang lain. Dengan disakiti, dan hamba tetap berbuat baik terhadap mereka, menyebabkan Engkau akan mengabulkan doa-doa hambaMu ini.

Sahabat, di dunia ini, sangat banyak hal yang bisa kita syukuri dengan mengucapkan Alhamdulilah. Dengan demikian, milyaran peluang dan prestasi akan mengejar kita.
Bagaimana pendapat sahabat?

Wallohu A'lam..