Tuhanku...
Aku adalah orang miskin ketika kaya..
Maka bagaimana aku tidak miskin ketika miskin..
Tuhanku...
Aku adalah orang bodoh ketika berilmu (karena ilmu yang aku miliki terlalu sedikit) dan lebih layak di sebut bodoh..
Maka bagaimana tidak bodoh aku ini ketika bodoh..
Tuhanku...
Perubahan-perubahan aturanMu (orang kaya dijadikan miskin dan orang miskin dijadikan kaya)
TakdirMu yang datang dengan cepat..
Kedua-duanya menjadikan orang yang ma'rifat kepadaMu tidak menjadi tenang oleh pemberian-pemberianMu..
dan tidak pula menjadikan putus asa kepadaMu ketika turun musibah..
Tuhanku...
dariku keluar perilaku yang sesuai dengan kerendahan dan kehinaanku..
dan dariMu muncul kebijaksanaan yang sesuai dengan kemurahanMu..
(memaafkan kesalahan dan menerima alasan)
Tuhanku...
Engkau telah memberitahukan bahwa diriMu lembut dan penyayang terhadap diriku (semasa zaman azali),sebelum aku dan kelemahanku di wujudkan..
apakah setelah aku dan kelemahanku wujud, Engkau tidak memberikan kelembutan dan kasih sayangMu kepadaku...?
Tuhanku...
sekiranya keluar perilaku yang baik dariku (yang berupa perbuatan taat dan sifat terpuji), maka adalah karena karuniaMu (bukan karena upaya dan kekuatanku)
dan Engkau berhak mengungkit-ungkit atas diriku
maka semata-mata terjadi atas keadilanMu..
karena Engkaulah yang memiliki diriku..
dan pemilik tidak di anggap lalim melakukan apa saja yang di milikinya..
dan Engkau berhak menyampaikan argumentasi untuk menyalahkanku..
Tuhanku...
Bagaimana Engkau pasrahkan diriku kepadaku,,padahal Engkau menerima pasrahku..
dan bagaimana aku tertimpa kehinaan,,sedangkan Engkaulah penolongku..
dan bagaimana aku bisa kecewa (tidak mendapat apa-apa),,sedangkan Engkau yang mengasihiku..
Tuhanku...
Inilah aku menghadapMu..
dengan perantara butuhku kepadaMu..
tidak dengan amal ibadahku yang ternoda..
tetapi, bagaimana aku menjadikan perantara sesuatu yang mustahil sampai kepadaMu, atau bagaimana aku mengadukan keadaanku kepadaMu..
sementara keadaanku ini tidak pernah samar bagiMu..
atau bagaimana aku mengungkapkan isi hatiku dengan kalimat,,sedangkan kalimat itu sendiri dariMu,dan di tujukan kepadaMu..
karena Engkaulah yang menggerakkan bibir dan lidah untuk berkata-kata...
Tuhanku...
Alangkah besar belas kasihMu kepadaku.,walau sedemikian dalam kebodohanku tidak mengetahui kesudahan segala sesuatu..
terkadang sakit dan musibah yang Engkau timpakan, justru berakibat baik terhadapku..
tetapi karena kebodohan, aku minta dihindarkan darinya..
Betapa besar kebaikanMu kepadaku, sementara tindakan-tindakanku sangat jelek..